Mbak Yatik, begitu orang-orang
disekitar rumahnya memanggil namanya, beliau adalah salah satu koordinator
penerima bantuan Modal usaha mikro dari Azka Al Baitul Amien. Bertempat tinggal
di daerah gebang, tepatnya di jalan Bungur 4 Kampung tegalrejo, yatik hidup
bersama suami dan ibunda tercinta serta kedua anaknya. Suami tercintanya pak Is
atau Maulana Ishaq, bekerja buruh harian lepas dalam hal konstruksi rumah atau
bangunan. selain itu, keluarga mbak Yatik dikenal supel oleh para tetangganya,
buktinya mbak yatik telah dipercaya untuk membantu anak-anak mereka baca tulis
Al Qur’an maupun baca tulis latin pada siang harinya. Karena sudah tak bisa dipungkiri
bahwa yatik memang ahli dalam bidang ini, karena pada pagi harinya yatik
menjadi salah seorang pengajar di TK Fafitri.
Jadwal yang padat dan waktu
istirahat yang tak banyakpun tak membuat yatik meninggalkan kewajibannya
sebagai seorang koordinator modal usaha mikro di daerahnya. Pada malam hari,
yatik terkadang masih mengambil pembayaran penerima modal usaha mikro langsung
dirumahnya masing-masing. Yatik mengaku sangat senang dengan adanya program
modal usaha mikro dari azka Al Baitul Amien, selain pinjamannya yang tidak
berbunga, juga bisa melatih para penerima modal untuk memutar kembali modal
menjadi penghasilan tambahan. Yatik telah mempunyai sekitar belasan orang yang
telah menerima bantuan Modal usaha mikro, bahkan dirinyapun kini telah bisa
menjalankan usaha mikro, mulai dari menjual parfum, sabun, serta kebutuhan
rumah tangga lainnya.
“Sangat terbantu sekali”, begitu
ucap mbak yatik ketika kami menanyakan tentang tanggapan terhadap program Modal
Usaha Mikro. Hal ini sangat bermanfaat sekali untuk pengusaha
menengah kebawah yang dulunya mengambil pinjaman kepada bank harian, atau
dengan istilah yang lebih dikenal “Bank titil” berganti kepada modal
usaha mikro AZKA Al Baitul Amien yang sama sekali tidak berbunga.
beberapa mitra azka dibawah koordinasi mbak yatik
beberapa mitra azka dibawah koordinasi mbak yatik